|
KELEBIHAN BISNIS NETWORK MARKETING
1.
INVESTASI DENGAN MODAL KECIL
Modal yang
diinvestasikan ke dalam usaha MLM sangat rendah dibandingkan usaha
konvensional lainnya karena biasanya kurang dari $500. Relatif
kecilnya modal yang diinvestasikan memberi kesempatan berusaha bagi
banyak orang. Di negara kita, biaya untuk bergabung ke dalam
industri MLM rata-rata Rp. 100-200 ribu untuk jenis MLM murni (untuk
bergabung dengan BAE INTERNATIONAL misalnya, hanya sekitar Rp. 140
ribu, mendapat starter kit senilai Rp. 25 ribu dan produk senilai Rp.
115 ribu), sedangkan biaya untuk sistem binary dan matriks lebih
besar.
2. JAM KERJA FLEKSIBEL
Tidak ada
yang mengatur waktu Anda dalam menjalankan bisnis karena murni
kesadaran sendiri (ANDA ADALAH BOS ANDA SENDIRI). Fleksibilitas
memungkinkan Anda terjun di usaha Network Marketing tanpa mengganggu
pekerjaan utama. Rata-rata pemasar jaringan memilih terjun di usaha
awalnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, pada
kenyataannya, ketika bisnis berkembang pesat dan mengalahkan
penghasilan utama, mereka menekuni profesi secara serius. Tidak
jarang di antara mereka keluar dari pekerjaan utama.
Tarmizi
Yusuf misalnya, adalah seorang instruktur intern bank terbesar
pemerintah yang mengambil kesempatan berusaha di perusahaan MLM
kenamaan Indonesia. Setelah dua tahun berusaha, bapak 3 anak
sekaligus kakek 1 cucu kelahiran Riau ini bisa meraih komisi
kepemilikan mobil dan bonus besar. Selama 33 tahun, Tarmizi Yusuf
mengabdi di bank. Ia terkejut ketika diundang menghadiri sesi
presentasi oleh seorang distributor muda yang berpenghasilan setara
dengan gaji direktur bank tempat ia bekerja. Sekarang, sambil
menghabiskan waktu pensiunnya, Tarmizi Yusuf tetap konsisten
menjalankan bisnis MLM dan berbagi pengalaman dengan menulis di
waktu luangnya.
3. POTENSI PENGHASILAN BESAR
Warta
Bisnis pernah memuat 100 pemasar berpenghasilan tertinggi dan
beberapa di antaranya distributor MLM. Walaupun data akuratnya masih
perlu dikaji ulang, tetapi berita ini menunjukkan bahwa industri MLM
bukan hanya omong kosong. Hal ini senada diungkapkan pula oleh
Andrias Harefa, seorang penulis buku-buku best seller. Andrias
harefa menulis bahwa distributor MLM memiliki penghasilan rata-rata
di atas penghasilan dokter spesialis, entertainer, arsitek,
pengacara, pekerja TI, konsultan. Walaupun profesi sebagai
distributor MLM relatif baru di Indonesia, tetapi mulai menggebrak
pasar.
Saya
memiliki banyak bukti bahwa seorang distributor MLM ternama asal
Malaysia dengan peringkat tertinggi berpengasilan di atas Rp. 200
juta setiap bulan. Seorang rekan saya sendiri yang dua tahun lalu
masih berperingkat emerald manager dengan penghasilan antara Rp. 5 -
10 juta per bulan, sekarang (2 tahun berselang) sudah berpenghasilan
di atas Rp. 50 juta per bulan. Bahkan sekarang beliau telah membeli
rumah yang dulu dikontraknya dan memiliki sebuah mobil keluaran
terbaru berharga Rp. 300 juta-an.
Jika
melihat Marketing Plan bisnis yang ditawarkan, bisnis MLM memang
menawarkan potensi penghasilan tidak terbatas. Ini memberikan
dorongan besar bagi siapa pun yang memimpikan kekayaan. MLM
memberikan peluang bisnis siap pakai dengan potensi penghasilan
besar yang bisa diterjuni oleh banyak orang.
Sebuah
pertanyaan muncul, "Dari mana perusahaan bisa memberikan profit
begitu besar bagi para mitra kerjanya?" Perusahaan MLM berani
memangkas biaya promosi dan memotong jalur distribusi yang panjang
pada perusahaan-perusahaan konvensional. Biaya promosi dan
pemotongan jalur distribusi dialokasikan ke para mitra kerjanya atas
jasa memperkenalkan dan menjual produk perusahaan. Inilah alasan
perusahaan jaringan berani memberikan penghasilan tanpa batas untuk
seluruh membernya.
4. MEMILIKI USAHA SENDIRI
Bergabung
di MLM memungkinkan seseorang memiliki usaha sendiri dengan upaya
lebih sedikit. MLM termasuk sebuah usaha personal franchise yang
akan terus berkembang pesat sehingga setiap member bisa menjual
konsep personal franchise-nya kepada orang lain. Member akan
mendapatkan hak bisnis dan hak produk ketika bergabung di perusahaan
MLM. kedua hal memungkinkan mereka mengembangkan usaha dan mencari
mitra kerja untuk membeli personal franchise di bawah lini
jaringannya.
Hak bisnis
memberikan banyak keuntungan bagi mitra usaha perusahaan MLM.
Bayangkan jika seorang pemilik personal franchise atau MLM bisa
merekrut 3 orang baru untuk membeli hak bisnis di perusahaan
jaringannya dan bergabung di bawah bendera usahanya. Anda dapat pula
membayangkan jika ketiganya masing-masing menjual personal franchise
kepada 3 orang lagi. Keajaiban kelipatan bisnis yang luar biasa
terjadi karena hanya pada direct kelima, ada 243 orang pemilik
personal franchise di bawah bisnis mereka.
5.
MEMBANTU ORANG LAIN SUKSES
Bisnis MLM
memungkinkan orang lain membantu tim lini bawahnya untuk bekerja
sama. Nilai-nilai kerja sama industri sangat cocok jika kita kaitkan
dengan semangat gotong royong bangsa Indonesia. Di
negara-negara kapitalis Eropa, Industri MLM menyingkirkan sikap
individu yang tinggi. Menurut penelitian, di negara-negara Eropa
terjadi tingkat perceraian yang rendah ketika sebuah pasangan
sama-sama terjun di usaha MLM.
Ini adalah
kabar baik yang bisa menggabungkan budaya kapitalis Eropa dengan
budaya kebersamaan yang dianut Asia. Prinsip kesuksesan member MLM
adalah "Sukseskan orang lain dulu, maka Anda akan sukses".
6.
MLM AKAN TERUS TUMBUH
Industri
MLM akan terus berkembang seiring berkembangnya kesadaran masyarakat
untuk memperoleh kekayaan dan kebebasan waktu. Industri MLM
menawarkan konsep kerja fleksibel yang tidak dimiliki perusahaan
konvensional. Saya tetap percaya bahwa pemasaran dengan sistem
jaringan adalah pola pemasaran baru yang sangat unik.
Sepuluh
sampai 15 tahun ke depan, industri ini akan berkembang pesat. Bahkan
di negara-negara Eropa dan Amerika, industri ditunjang dengan
perkembangan teknologi informasi canggih. Mereka menjalankannya
denga sistem perdagangan e-commerce. Omset yang dihasilkan industri
MLM di Amerika dan negara-negara maju mencapai miliaran dolar per
tahunnya. Di Indonesia, industri MLM memberikan lapangan kerja baru
dan potensi ekonomi luar biasa.
Saya
melihat kecenderungan yang baik kenapa orang-orang memilih bergabung
di industri MLM. Ada beberapa poin penting yang membuat distributor
tumbuh pesat bak jamur di musim hujan. Orang lebih memilih kebebasan
karena MLM menawarkan konsep fleksibel. Para distributor bekerja
tanpa kantor dan bisa mengembangkan usaha di mana pun seperti di
rumah, restoran, kampus, tempat kos. Dari segi waktu, mereka bekerja
tanpa diatur oleh jam seperti pada perusahaan maupun instansi
pemerintah. Modal yang diinvestasikan ke dalam industri ini relatif
kecil dan biasanya kurang dari Rp. 500 ribu, meskipun ada perusahaan
yang membuat sistem bergabung di atas angka tersebut. Resiko pun
sangat kecil bila dibandingkan dengan usaha konvensional.
|

Inspirasi Bisnis Untuk Anda
Sebelum Anda memutuskan bergabung bersama
kami, sebaiknya Anda baca artikel tulisan di bawah ini:
1. Tidak Ada Jalan Cepat untuk Kaya
2. Tren Bisnis Masa Depan
3. Kelebihan Bisnis Network Marketing
4. Pendidikan Bisnis Kehidupan Nyata
5. Perbandingan 3 Usaha Penghasil Passive
Income
6. Menjadi Distributor Efektif
7. Kiat Sukses Distributor MLM
8. Kebebasan yang Anda Cari
9. Berhektar-Hektar Berlian
10. Membangun Bisnis Besar
|
|